Jumat, 03 April 2009

BERSAHABAT DENGAN MASALAH

Dalam setiap perjalanan hidup manusia pasti tidak pernah lepas dari yang namanya masalah. Setiap saat masalah datang silih berganti kadang mudah, kadang sulit. Ia datang kepada siapa saja tanpa mengenal usia, laki-laki atau perempuan, kaya dan miskin, suku dan agama, maupun warna kulit, bahkan ia tidak memperhitungkan tempat dan waktu saat ia akan datang.

Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau jika ia datang menghampiri maka kita harus bersiap diri untuk menerimanya. Karena sadar atau tidak kepribadian kita saat ini, pola pikir kita bahkan mungkin gaya hidup yang kita jalani sehari-hari saat ini adalah terbentuk karena kehadiran berbagai masalah yang datang silih berganti. Sudah saat nya kita mulai menyadari bahwa tidak setiap masalah berkonotasi negatif, tidak selamanya ia mendatangkan kesusahan, atau mungkin sebagian kita menganggapnya sebagai sebuah kesialan.

Sudah saat nya kita berpikir positif dalam menyambut satu per satu masalah yang datang, atau mungkin sudah saatnya kita mulai berpikir untuk BERSAHABAT DENGAN MASALAH. Bukan kah dengan kehadirannya menjadikan jiwa kita semakin dewasa dan semakin matang dalam menjalani hidup. Dan bukankah dengan kehadirannya pula kemampuan dan kualitas diri kita teruji untukmenjadi semakin kokoh seperti batu karang yang tak akan goyah meski terus di hantam gelombang. Akhirnya bagaimana kita mampu menyikapi setiap permasalahanlah yang akan menunjukkan kualitas diri dan jiwa kita, dan yang akan menunjukkan siapa sebenarnya dibalik wajah yang katanya tampan rupawan, cantik menawan.

Berterima kasih lah kepada setiap masalah yang datang, karena dia lah kita bisa seperti saat ini, dan bersyukurlah jika kita masih diberikan kesempatan untuk menerima kehadirannya lagi, karena ia hanya akan datang kepada kita yang masih diberi kehidupan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar